Minggu, 12 Oktober 2014

Hal Yang Perlu Kita Ajarkan Pada Anak

Sebagai calon orang tua, kamu harus sudah belajar dari sekarang tentang apa yang wajib kamu lakukan ketika sudah benar-benar punya momongan. Menjadi orang tua itu tidak mudah; semakin awal kamu mulai belajar, semakin baik.

Sewajarnya, kamu menginginkan anakmu nanti menjadi pribadi yang menyenangkan. Untuk itu banyak yang harus kamu ajarkan dan contohkan kepada mereka. Tapi kamu juga tidak harus menunggu sampai benar-benar menjadi pamong. Sedari kini, kamu bisa mengajarkan adik atau ponakanmu menjadi anak yang sopan, baik hati, dan disenangi banyak orang. Praktikkan saja bersama-sama hal-hal di bawah ini!

1. Mengucapkan “Terima Kasih” dan “Sama-Sama”

Ajarkan hal yang paling dasar dulu. Selalu ucapkan “terima kasih” setelah menerima sesuatu. Ucapkan juga rasa terima kasih ketika kamu dibantu oleh orang lain. Dengan begitu, mereka tidak akan segan untuk membantumu lagi di masa mendatang. Ucapkan “sama-sama” atau “terima kasih kembali” apabila ada yang menyampaikan terima kasih padamu. Dengan begitu, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu memang tulus membantu.

2. Tolong, Mintalah Sesuatu Dengan Sopan

Ajarkan pada anak bahwa ada cara selain teriak dan menangis untuk meminta sesuatu. Jika mereka menambahkan kata “tolong” tiap kali meminta sesuatu, maka kamu dan orang lain akan dengan senang hati membantu.

3. Jangan Menyela Pembicaraan

Jelaskan bahwa sangat tidak sopan untuk memotong pembicaraan orang lain. Apalagi kalau kalau orang yang lebih tua yang sedang berbicara. Silakan menyela hanya jika ada sesuatu yang sangat darurat. Dengan menyadari etika ini, si kecil akan paham kapan harus bicara dan kapan harus mendengarkan orang lain.

4. “Permisi…”

“Permisi” bisa berguna saat anak merasa segan untuk berjalan di depan orang yang lebih dituakan. Kalau perlu, ajarkan juga mereka untuk berjalan dengan sedikit membungkukkan badan demi kesopanan.

Kata ini juga sangat ampuh untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal. Selain itu, ajarkan mereka untuk menggunakannya ketika meminta tolong di tempat umum.

5. Jangan Malu Bertanya

Ajarkan pada anak untuk selalu bertanya apabila dia bingung dan ragu. Tanamkan pengertian bahwa bertanya bukan tanda kebodohan, namun usaha untuk jadi lebih pintar. Semangati juga dia untuk bertanya di sekolah dan ketika berinteraksi dengan teman dan anggota keluarga lain. Orang akan jadi tertarik padamu jika kamu juga tertarik pada mereka.

6. Kalimat Haram: “Kok Om-nya Gendut, Sih?”

Kamu harus bilang pada anakmu bahwa menilai penampilan fisik orang lain itu nggak baik. Kecuali, kalau penilaian itu bersifat pujian. Tidak ada orang yang tidak senang jika dipanggil “manis”, apalagi jika pujiannya tulus.

7. “Apa Kabarmu?”

Ketika orang bertanya bagaimana keadaannya, ajarkan si anak untuk menjawab dengan lugas. Ajarkan juga bahwa hal yang sopan adalah menanyakan kembali bagaimana kabar orang yang bertanya pada mereka. Dengan begitu, anakmu akan menjadi orang yang menyenangkan untuk diajak bicara.

8. Etika Main di Rumah Teman Juga Penting!

Sopan santun yang diajarkan ke anak akan terlihat ketika ia berkunjung ke rumah teman. Kamu nggak mau mereka malu-maluin, ‘kan? Tanamkan pada mereka supaya tetap santun di rumah orang. Tiap keluarga juga punya aturan masing-masing yang harus mereka perhatikan.

Jika harus menolak ajakan makan, sampaikan dengan sopan. “Makasih om, tapi saya udah makan…” Jika harus berpamitan, ucapkan “terima kasih” sebelum pulang ke rumah.

9. Mengetuk Pintu

Ajarkan anak untuk selalu mengetuk pintu yang sedang tertutup. Tunggu respon dari yang di dalam sebelum masuk. Jangan mengintip-ngintip isi dalam rumah dari jendela. Kalau tuan rumahnya sedang nggak berpakaian lengkap, gimana?

10. Ketika Menelepon Teman

Ketika menelepon temannya, anak harus terlebih dahulu memperkenalkan dirinya lalu minta tolong agar disambungkan ke teman yang ia maksud. Dengan mengenalkan diri, orang tua atau saudara teman yang dicarinya akan menganggap anakmu sebagai kawan yang ramah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar